Berkendara ratusan kilometer adalah tantangan tersendiri, apalagi waktu itu saya baru awal-awalnya bisa mengendarai mobil.

Tidak tanggung-tanggung perjalanan jauh pertama saya ke Kota Pacitan, berjarak  311,5 kilometer dari Kota Pekalongan.

Perjalanan di mulai dari ujung kota di tepi utara pantai pulau jawa menuju kota  paling ujung selatan pulau jawa.

Pekalongan Pacitan

Ini adalah pengalaman pertama saya mengendarai mobil dengan jarak yang sangat jauh, dan pengalaman pertama ke Kota Pacitan.

Road trip ke Pacitan hampir memakan waktu 12 jam, yang mestinya hanya sekitar 7 jam perjalanan. Itu karena kami suka singgah di beberapa tempat dalam perjalanan.

Saat menyambangi Semarang jangan lupa mampir di Solaria. Nasi goreng-nya Maknyus banget.

Rabu, 24 Desember 2014. Kami sekeluarga berangkat dari Pekalongan menuju kota yang menyandang slogan “Port of Java”. Kota yang menjadi tempat ideal untuk singgah dan layak untuk segera kamu kunjungi.

Bertepatan dengan libur Natal, beberapa ruas jalan pantura menuju semarang ramai dan dibeberapa titik mengalami kemacetan yang cukup panjang.

Setelah lebih dari 2 jam menyusuri jalan “Daendels” yang tersohor, akhirnya kami sampai juga di Kota Lumpia.

Melepas lelah sambil menyantap lezatnya hidangan kuliner semarang membuat badan kami kembali segar kembali.

Nah saat kamu singgah di semarang, gak ada ruginya nyobain hidangan di Solaria Cafe. Letaknya mudah banget kamu temukan, berada di Lantai 3 Citra Mall Semarang persis di komplek simpang lima semarang.

Solaria smg

Banyak menu yang disajikan, untuk kali ini kami memilih nasi goreng seafood yang menjadi menu kesukaan kami berdua.

Nasi goreng disini agak berbeda dengan tempat lain, rasanya lebih gurih dan lebih maknyuus..

Memacu Adrenalin

Setelah kenyang dan badan kembali segar dari kelelahan.. mari lanjutkan perjalanan..

Perjalanan selanjutnya lebih menyegarkan mata, menuju solo kami mengambil arah masuk tol semarang – solo. Disini kamu bisa berkendara sambil menikmati indahnya pemandangan di sepanjang jalan Tol Semarang – Solo.

Bukit-bukit hijau dan beberapa gedung-gedung tinggi yang terlihat dari kejauhan menjadi pemandangan yang menakjubkan.

Ada jembatan sepanjang 1 km, dan menjadi jembatan terpanjang di dalam tol di Indonesia.

Yang paling asyik di dalam tol ini, kamu bisa memacu mobil kamu hingga 130 km/jam (bahkan lebih). Berkonsentrasi lah dan rasakan adrenalin di dalam darahmu..

Tetapi kamu tetap harus hati-hati ya jika  memacu kendaraan kamu di jalan tol ini..

Tol Semarang Solo

Kenapa Salatiga selalu membuatku rindu? 

Pintu keluar tol berada di daerah bawen yang berdekatan dengan pintu masuk Kota Salatiga, kota yang menurut sejarah merupakan salah satu kota tertua di Indonesia ini.

Saat melintas kota ini kami kembali singgah sejenak untuk shalat magrib dan tentunya sekaligus sembari mencicipi sajian kulinernya .

Berburu kuliner khas asli Kota Salatiga sempat membuat bingung, karena banyak banget pilihan makanan ditempat ini. Disepanjang jalan banyak kuliner yang membuat kami ngiler menatapnya hee..

Setelah berdebat cukup alot dengan istri tercinta, akhirnya kami memutuskan  menikmati “Sate Sapi Sambal Kacang” yang konon sangat melegenda kelezatannya.

sate sapi

Dan ternyata gak salah loh, rasa sate’nya sangat enak, daging sapi’nya terasa lembut saat dikunyah.. ditambah sambal kacang yang laziis bakal membuatmu geleng-geleng kepala saat menikmatinya..

Pengalaman kuliner kali ini berhasil membuatku  ingin kembali ke kota salatiga untuk mencicipi lezatnya sate sapi yang legendaris..

Menikmati Keramahan Kota Solo di Malam Hari

Setelah menikmati gurihnya kuliner Salatiga, kami melanjutkan perjalanan. Dan tidak begitu lama, sekitar 1,5 jam perjalanan kami sampai di Kota Solo.

Kota ini selalu menyambut ramah para pelancong maupun siapa saja yang singgah atau hanya sekedar melewatinya. Dan saya selalu dibuat kagum dengan kearifan budaya dan suasana yang disuguhkan kota ini.

Sayangnya kami tidak bisa singgah lama-lama di kota ini, kota pacitan sudah menunggu untuk kami sambangi.

kota solo

Kabut dingin

Menuju Pacitan kami mengandalkan rambu-rambu penunjuk arah yang terpampang di sepanjang jalan kota solo.

Namun sesekali kami pun bertanya kepada pengendara untuk di tunjukan kemana arah ke Wonogiri..?

Maklum, ini perjalanan pertama kami ke kota kelahiran mantan presiden Indonesia ke lima ; bapak SBY.

Perjalanan ini menempuh rute sepanjang 110 km melewati : Sukoharjo – Kabupeten Wonogiri – Baturetno – Giriwoyo – Donorejo – Punung – dan Pacitan.

Setelah hampir 3 jam perjalanan, akhirnya kami sampai di desa karangnongko kecamatan kebonagung – Kabupaten Pacitan  persis jam 2 dini hari.

Kabut dingin dan cuaca gerimis menjadi para penyambut ramah kami di rumah mbah Sutar.

Dirumah ini kami bermalam, rumah kakek dari istriqu. Dia terakhir kali kesini 23 tahun yang lalu ketika ia masih umur 5 tahun, sekarang istriku kesini dengan membawakan cicit yang sangat manis dan lucu ; “Rara” ( Anak pertamaku yang gemesin hee…).

Ini Pesona Jawa Timur yang Susah Untuk di Lupakan “Pantai Soge

Pantai Soge

Hanya berjarak kurang dari 15 km dari tempat kami bermalam dan hanya butuh waktu sekitar 15 menit, pantai soge menjadi tempat pertama yang kami sambangi.

Jalan menuju pantai soge sungguh mempesona, jalan berkelok dengan pemandangan bukit yang eksotis. Dari kejauhan kamu bisa menerawang birunya Samudra Hindia.

Pantai Soge
Jalur Lintas Selatan

“Menakjubkan” mungkin itu kata pertama yang bakal keluar dari mulut kamu jika pertama kali mengunjungi Pantai Soge.

Pantai Soge 1
Selamat datang di Pantai Soge

Disini selain bermain ombak dan pasir putih yang indah bersama keluarga, kamu juga bisa mengabadikan moment – moment indah dengan kamera ponsel yang kamu bawa.

Me n Fam at Soge
Bersama Bapak Mertua, Adik ipar, Belahan jiwa & My Princess Rara yg Unyu-unyu.
Rara soge 1
Kecil-kecil udah suka jalan2 jauh.

Pasir di pantai soge sangat mirip dengan pantai kute bali. Pasirnya putih bersih dan sangat coccok untuk bermain-main dengan keluarga.

Maen ombak
Keceriaan bersama si kecil
my happy fam
Keluarga Bahagia’qu

Lelah karena perjalanan jauh ke Pacitan rasanya sudah terbayar lunas dengan pesona keindahan pantai soge yang menakjubkan ini.

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s